Kementerian Pendidikan resmi meluncurkan program literasi digital yang menyasar sekolah-sekolah di wilayah terpencil dan tertinggal. Program ini mencakup distribusi perangkat, pelatihan guru, dan akses internet bersubsidi.
Menteri menyampaikan bahwa kesenjangan akses teknologi masih menjadi tantangan utama pemerataan pendidikan, terutama di wilayah timur Indonesia.
Tahap awal program akan menjangkau lebih dari 500 sekolah di sepuluh provinsi hingga akhir tahun ini.
