Bank sentral memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level saat ini, sejalan dengan ekspektasi pelaku pasar. Keputusan ini diambil untuk menjaga stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Gubernur bank sentral menyampaikan bahwa ruang pelonggaran kebijakan moneter masih terbuka pada kuartal mendatang apabila tekanan inflasi terus mereda.

Pelaku pasar merespons keputusan ini secara positif, tercermin dari pergerakan indeks saham gabungan yang relatif stabil sepanjang hari perdagangan.